Model Ulangan Harian Kreatif “Boleh Pakai Otak atau Otot”

Gurukreatif.com- Ulangan kreatif merupakan salah satu cara agar mampu menarik minat belajar siswa, sehingga belajar maupun kegiatan ulangan tidak terasa membosankan. Guru yang kreatif harus mampu menghadirkan pembelajaran yang kreatif pula, agar belajar lebih menantang dan membuat siswa lebih bersemangat.
Evaluasi merupakan proses penilaian hasil belajar siswa terhadap pembelajaran yang sudah dilakukan di kelas. Evaluasi yang paling populer disebut “Ulangan Harian” oleh para pesertadidik. Di dalam proses belajar mengajar yang dilakukan oleh guru, tidak terlepas dengan kegiatan ulangan harian, yang bertujuan untuk mengetahui sejauh mana kemampuan siswa dalam menerima materi pelajaran yang sudah diberikan di dalam kelas.
Belajar Kreatif
Jika anda melakukan evaluasi belajar dengan cara biasa, hanya memberikan tes, dan menjawab soal seperti pada umumnya yang sudah biasa dilakukan, mungkin siswa anda sudah bosan dengan gaya belajar/evaluasi seperti itu. Kenapa tidak anda kembangkan kreatifitas anda, agar bisa menghadirkan pola belajar yang baru dan lebih menantang emosional anak untuk bertindak, berfikir, dan mengembangkan kreatifitas mereka. Agar potensi yang tependam pada pesertadidik anda dapat tergali.
Berikut ini adalah salah satu contoh Ulangan Harian yang sangat kreatif yang dibagikan oleh Bapak Aries Prasetya, seorang guru sejarah yang kreatif dalam mengembangkan metode belajar dan evaluasi yang menarik dan menyenangkan bagi para pesertadidiknya. Pak Aries adalah salah satu guru yang mengajar di SMA Negeri 22 Surabaya. Metode ulangan yang sangat kreatif dan inovatif yang berjudul Ulangan Harian “Boleh Pakai Otak atau Otot”. Alasan beliau dalam mengembangkan metode ini adalah banyaknya siswa yang memiliki kompetensi atau kemampuan yang beranekaragam. Beliau sering menjumpai di kelas anak pandai, anak terlalu aktif, atau anak yang sebenarnya kreatif namun kita tidak mengetahuinya. Nah, melalui UH Sejarah kali ini Pak Aries Prasetya mencoba untuk membuat sebuah kreasi agar bisa mengakomodir berbagai bibit kompetensi siswa yang beraneka ragam ini.

Metode Ulangan Kreatif

Berikut langkah-langkah yang dilakukan dalam metode ulangan kreatif “Boleh Pakai Otak atau Otot”

#1 Persiapan Ulangan Harian

Sebelum UH (Ulangan Harian) guru sudah menyiapkan berbagai soal yang ingin di ujikan sesuai dengan indikator yang diharapkan dari kompetensi dasar (materi yang sudah diajarkan).

#2 Pembagian Kelompok

Guru membagi kelas menjadi beberapa kelompok (UH sistem kelompok) yaitu memilih 6 orang yang paling pintar di kelas diminta untuk maju ke depan.
Ingat jangan menunjuk tapi biarkan siswa memilih dirinya sendiri, jika tidak ada yang maju maka berikan peringatan dengan…”kalo gitu kita UH individu saja.”
ini bentuk menumbuhkan kepercayaan diri siswa. Selanjutnya meminta 6 anak yg paling kuat, 6 anak yg paling cepat, 6 anak yg paling kreatif, 6 anak yg punya HP dsb untuk berdiri di belakang masing2 6 siswa pandai yg sudah berdiri tadi (nah kita sudah memiliki 6 kelompok yg merata kekuatannya).

#3 Membuat Lomba

Belajar Kreatif

Berikan informasi jika UH akan dilaksanakan dengan cara lomba antar kelompok dimana setiap pemenang lomba akan mendapat 50 nilai bonus. Di setiap lomba akan ada 5 soal yang harus di jawab setiap kelompok secara kolektif. Lomba-lomba ini boleh beraneka ragam, misalnya :

  1. Lomba kecepatan kreatif membuat atribut kelompok dan yel-yel
  2. Lomba lompat kodok
  3. Lomba lari
  4. Lomba menyusun puzzle
  5. Lmba suit
  6. Lomba menyampaikan pesan, dsb.

Silahkan berkreasi sesuai keinginan anda dalam membuat lomba ini.

 #4 Memberikan Apresiasi Nilai

Jika tiap lomba telah selesai maka berikan apresiasi dengan memberi bonus 50 nilai b agi kelompok yang mememangkan lomba (game), ini adalah bentuk “menggunakan otot”.

#5 Siswa Menjawab Soal

Belajar Kreatif

Setiap lomba selesai maka semua kelompok wajib menjawab soal yang sudah disiapkan guru tadi (ini yang dikatakan pakai otak). Kalau sudah selesai mengerjakan soal, segera langsung dikoreksi sendiri (menanamkan kejujuran) dan langsung dihitiung berapa nilainya (ditambah bonus menang lomba jika ada). Dari berbagai lomba (game) semua nilai ditotal dan dibagi banyaknya game. Diperoleh nilai akhir UH “Boleh Pakai Otak atau Otot” ini. Di sini akan terlihat mereka mau menggunakan otot (berlomba dengan giat hingga menjadi pememang, atau sekedar menggunakan otak (untuk menyelesaikan soal-soal). Semua bisa terlampaui dengan kekompakan dan mengakomodir kompetensi siswa yang berbeda.

Guru yang baik adalah yang bisa memfasilitasi bakat dan minat siswa sehingga menumbuhkan kompetesi yang dimilikinya minimal mendapat apresiasi siswa dan gurunya.

Selamat mencoba, semoga belajar dan evaluasi dengan ulangan kreatif ini bisa anda terapkan di sekolah.

Gurukreatif.com
Penulis: 

Posting Terkait "Model Ulangan Harian Kreatif “Boleh Pakai Otak atau Otot”"

5 Ide Kreatif Kerajinan Tangan dari Botol Bekas
Selain memanfaatkan kardus bekas dalam membuat kerajinan
5 Ide Kreatif Kerajinan Tangan dari Kardus Bekas
Barang bekas bisa kita manfaatkan untuk membuat
Miniatur Planet Sebagai Media Belajar Sistem Tata Surya
Gurukreatif.com | Media belajar tidak harus mahal.
Membuat Mobil Kreatif dari Botol Bekas
Gurukreatif.com-Kali ini guru kreatif akan membahas tentang

Tinggalkan pesan "Model Ulangan Harian Kreatif “Boleh Pakai Otak atau Otot”"