Tips Metode Belajar

Begini Cara Mengajar Anak SD di Rumah

Jenjang pendidikan sekolah dasar bisa disebut sebagai jenjang paling penting dalam perkembangan siswa. Pada jenjang inilah siswa memperoleh ilmu-ilmu dasar yang penting untuk kelanjutan jenjang pendidikan berikutnya.

Oleh karena itu, bimbingan dari orang tua menjadi hal yang sangat penting untuk bisa sukses dalam bidang akademiknya. Lalu bagaimana cara mengajar anak SD di rumah agar pembelajarannya optimal?

Cara Mengajar Anak SD di Rumah

1. Membuat suasana belajar yang nyaman

Siapapun tentu menginginkan suasana belajar yang nyaman, terlebih untuk anak usia SD. Untuk itu, sebagai cara pertama dalam mengajar anak SD adalah menciptakan suasana rumah yang nyaman untuknya.

Suasana rumah yang kondusif akan lebih mendukung anak dalam berkonsentrasi saat belajar. Selain itu, Anda juga perlu membuat suasana belajar tetap serius, namun tidak tegang.

2. Mengatur waktu anak dengan baik

Supaya pembelajaran berjalan efisien, maka Anda bisa mengatur jadwal anak, atau mengajaknya untuk membuat jadwal. Anak di usia tersebut biasanya sudah mengenal apa itu PR, tugas sekolah, atau lainnya.

Pastikan anak sudah menyelesaikan tugas sekolahnya terlebih dahulu, baru setelah itu berikan mereka izin untuk bermain atau melakukan kegiatan lain.

3. Membuat daftar tugas hari ini

Agar semua tugas sekolah terselesaikan dengan baik, Anda bisa mengajak mereka membut daftar tugas hari ini. Urutkan tugas itu sesuai prioritas masing-masing, supaya bisa selesai tepat pada waktunya. Kalau anak sudah mulai terbiasa dengan hal itu, biarkan anak mencoba membuat to-do-list-nya sendiri.

Artikel Terkait  Model Ulangan Harian Kreatif "Boleh Pakai Otak atau Otot"

4. Mendampingi anak belajar

Hal ini tentu wajib Anda lakukan, terlebih saat anak berada di rumah. Karena anak Anda masih usia SD, maka Anda belum bisa melepaskannya untuk belajar sendiri begitu saja. Misalnya ketika mendekati ujian, Anda bisa membantu persiapannya sejak jauh-jauh hari. Selain itu, ajarkan juga ke anak untuk mengerjakan soal yang mudah dahulu, baru yang lebih sulit ketika menghadapi ujian.

5. Menyemangati anak

Sebenarnya tidak sulit untuk mengajari anak SD di rumah, asal Anda memahami gaya belajarnya. Sebelum belajar, Anda bisa menyepakati tujuan belajar dengan anak. Tanyakan apa yang ingin anak capai melalui pembelajaran tersebut.

Kalau anak sudah tahu tujuan pembelajaran itu, beri ia semangat agar mencapai tujuannya. Contohnya, anak ingin memperoleh peringkat terbaik, Anda bisa menyemangatinya melalui hal-hal, seperti menyediakan tempat belajar yang kondusif dan mendampingi anak. 

Anda sebenarnya juga bisa menetapkan target pada anak, namun pastikan target itu tidak membebani dan Anda juga tidak terlalu menekannya. Ketika anak berhasil mencapai tujuannya atau memenuhi target dari Anda, beri apresiasi terbaik untuk anak. Namun saat anak tidak berhasil mencapai tujuan itu, beri dukungan dan besarkan hatinya. 

6. Memaksimalkan waktu belajar

Belajar di rumah justru seringkali mendistraksi konsentrasi, terlebih untuk seorang anak SD. Suara televisi menyala, teman-teman bermain di luar, dan hal lain, bisa membuyarkan konsentrasi belajar. Hal-hal itu membuat mengajar anak SD di rumah menjadi tantangan tersendiri. Oleh karena itu, Anda perlu memaksimalkan waktu belajar anak.

Sebenarnya waktu belajar tidak perlu terlalu lama, sampai anak merasa bosan dan malas melihat buku. Bagaimanapun, rasa bosan membuat anak menjadi lebih sulit berkonsentrasi untuk belajar. Supaya waktu belajar menjadi efisien, Anda bisa mengajari anak pelajaran yang lebih sulit terlebih dahulu.

Artikel Terkait  Model Pembelajaran Debat

Tanyakan pada anak di mana bagian yang membuatnya kesulitan, kemudian ajak ia memecahkan soal tersebut. Saat sudah terjawab, Anda bisa memberikan soal sejenis dan minta ia menyelesaikannya sendiri. Cara tersebut membuat belajar anak lebih efektif dan efisien.

Ternyata tidak sulit bukan untuk mengajari anak SD di rumah? Semoga langkah-langkah di atas bisa diterapkan dengan baik ya.

About Author

Admin

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *