Tips Metode Belajar

6 Tips Mengajar Anak di Rumah, Biar Makin Betah dan Semangat Belajar!

6 Tips Mengajar Anak di Rumah, Biar Makin Betah dan Semangat Belajar!

Tips Mengajar Anak di Rumah – Karena sebagian besar waktu belajar anak dihabiskan di sekolah, maka sebagian orang tua beranggapan bahwa mengajar anak di rumah sangat melelahkan.

Dari sisi anak sendiri, tidak jarang menganggap belajar dengan orang tua terasa menakutkan. Terlebih jika tuntutan terhadap anak terlalu berat, tentunya itu akan menjadi beban tersendiri pada anak.

Sebenarnya merasa kesal ketika mendampingi anak belajar itu wajar. Selain karena tingkat kesabaran orang tua berbeda, tingkat kemampuan anak untuk mengerti pelajaran juga berbeda.

Kalau Anda merasa bingung bagaimana cara yang baik mengajar anak di rumah, Anda bisa simak tips mengajar anak di rumah berikut.

Tips Mengajar Anak di Rumah

1. Menyediakan tempat belajar yang nyaman

Tips Mengajar Anak di Rumah
Photo by Artem Podrez on Pexels.com

Untuk tempat belajar, Anda bisa memilih ruangan terang dengan suhu ruangan yang pas. Sebaiknya jauhkan anak dari benda-benda yang bisa mendistraksi belajarnya, misalnya televisi atau mainan.

Ruangan itu tidak melulu tertutup, Anda bisa juga sesekali mengajak anak belajar di luar supaya suasana lebih santai. Di area publik juga tidak masalah, misalnya di perpustakaan.

2. Tidak terlalu lama atau sebentar

tired black man lying on opened book and homework papers
Photo by Gabby K on Pexels.com

Pada umumnya, waktu anak bisa berkonsentrasi penuh tidak terlalu lama, yakni sekitar 10-30 menit. Ketika anak sudah tampak mulai lelah, Anda bisa memberinya jeda untuk beristirahat. Contohnya, setelah anak belajar selama 30 menit, Anda mengizinkannya untuk mengambil minum.

3. Memahami gaya belajar anak

media relia anak sd

Supaya anak lebih cepat memahami apa yang diajarkan, Anda bisa menyampaikan pelajaran dengan menyesuaikan gaya belajar anak. Setidaknya terdapat 3 jenis gaya belajar, yaitu visual, auditori, dan kinestetik. Apakah perbedaan dari ketiganya?

Artikel Terkait  Model Pembelajaran Debat

Anak dengan gaya belajar visual biasanya memiliki kemampuan tinggi dalam mengeja, suka membaca, melakukan observasi, atau menggunakan gambar untuk mengingat. Anak dengan tipe auditori biasanya suka membaca dengan bergumam, lebih mudah mengingat dalam bentuk langkah berurutan, dan mudah terdistraksi dengan suara.

Sedangkan anak tipe kinestetik biasanya senang menggerakan kaki atau memutar pensil saat belajar. Hal tersebut akan membuat mereka lebih mudah mengingat apa yang dipelajari.

4. Menetapkan jadwal harian

eyeglasses on book beside macbook
Photo by Fallon Michael on Pexels.com

Anda tentu tidak mau bukan jika jadwal harian anak menjadi berantakan? Untuk itu, Anda perlu menetapkan jadwal untuk belajar, makan, istirahat, hingga berbagai kegiatan lain.

Hal ini akan lebih mudah terwujud jika suda ada jadwal tetap untuk sekolah online. Di luar jadwal sekolah itu, Anda bisa mengatur jadwal kegiatan lain untuk anak. 

5. Mengelola emosi dengan baik

mad formal executive man yelling at camera
Photo by Andrea Piacquadio on Pexels.com

Tidak dapat dipungkiri bahwa sikap dan emosi Anda ketika mengajar anak di rumah juga turut memengaruhi sikap anak saat belajar. Kalau Anda memiliki kebiasaan buruk, seperti mudah marah, sebaiknya Anda kelola hal itu supaya tidak mengganggu proses belajar anak.

Anda juga bisa meningkatkan motivasi belajarnya dengan sesekali memberikan hadiah ketika anak berhasil mencapai target tertentu. 

6. Memenuhi kebutuhan nutrisi anak

appetizing pasta with mussels on table
Photo by Ryutaro Tsukata on Pexels.com

Selain itu, tidak kalah penting juga untuk memperhatikan asupan nutrisi pada anak. Anda perlu memastikan bahwa anak belajar dalam kondisi kebutuhan makanannya sudah terpenuhi. Konsentrasi belajar dalam kondisi lapar tentu tidak mudah, bukan?

Supaya proses belajarnya semakin optimal, usahakan untuk memberikan makanan bergizi pada anak. Anda bisa membatasi konsumsi makanan ringan, dan meningkatkan porsi buah serta sayur untuknya.

Hal lain yang perlu diperhatikan dalam mengajar anak di rumah adalah kerja sama dengan seluruh anggota keluarga yang tinggal bersama Anda.

Artikel Terkait  Tips Menjadi Guru Favorit yang Disenangi Murid

Anda bisa memberikan pengertian bahwa kondisi saat ini mengharuskan anak belajar di rumah dan meminta untuk tenang ketika anak belajar. Contohnya, tidak menyalakan volume televisi terlalu keras ketika anak tengah belajar, karena suara itu bisa mendistraksi konsentrasi. 

About Author

Admin

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *